KARIMUN (12/05/2026) – Dalam upaya percepatan kepemilikan dokumen kependudukan digital serta pemenuhan hak sipil bagi pemilih pemula, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karimun berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMD Dukcapil) Provinsi Kepulauan Riau menggelar aksi jemput bola melalui program “Dukcapil Goes to School”.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (12/05/2026) ini dipusatkan di SMA Maha Bodhi Karimun, menyasar para majelis guru serta siswa-siswi yang telah memasuki usia wajib KTP.
Fokus Layanan: IKD untuk Guru, KTP-el untuk Pemula

Program kolaboratif ini membawa dua agenda pelayanan utama yang dilaksanakan secara paralel:
-
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD): Ditujukan bagi kepala sekolah, para guru, dan tenaga kependudukan. Layanan ini bertujuan untuk memigrasikan dokumen identitas fisik ke dalam aplikasi digital demi kemudahan akses pelayanan publik.
-
Perekaman KTP Elektronik (KTP-el) Pemula: Ditujukan bagi siswa-siswi yang telah berusia 16–17 tahun. Langkah ini merupakan strategi proaktif untuk memastikan seluruh pelajar sebagai calon pemilih pemula pada agenda pesta demokrasi mendatang telah terdata dan memiliki KTP-el tepat waktu.
Mendekatkan Pelayanan, Memotong Birokrasi

Perwakilan dari Tim DPMD Dukcapil Provinsi Kepri menyampaikan bahwa kehadiran tim provinsi di Kabupaten Karimun merupakan bentuk komitmen bersama untuk menyisir sisa target perekaman KTP-el nasional di tingkat sekolah menengah. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat cakupan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) di wilayah Kepulauan Riau secara merata.
Di tempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kabupaten Karimun menegaskan bahwa metode jemput bola Goes to School ini sangat efektif untuk memangkas birokrasi.
“Kami menyadari padatnya aktivitas belajar-mengajar di sekolah. Oleh karena itu, kami yang hadir langsung ke SMA Maha Bodhi agar para siswa tidak perlu meninggalkan jam pelajaran dan para guru dapat mengaktivasi IKD mereka di sela-sela waktu mengajar,” ujarnya.
Sambut Positif dari Pihak Sekolah
Pihak manajemen SMA Maha Bodhi Karimun menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dipilihnya sekolah mereka sebagai lokus pelaksanaan program. Fasilitas layanan langsung ini dinilai sangat membantu para siswa, terutama dalam memberikan kepastian hukum terkait identitas diri mereka menjelang kelulusan dan memasuki dunia perkuliahan atau kerja.
Hingga berakhirnya kegiatan pada sore hari, antusiasme warga sekolah terlihat sangat tinggi. Puluhan guru berhasil melakukan migrasi ke IKD, sementara siswa-siswi dengan tertib mengikuti alur perekaman biometrik, mulai dari foto, pengambilan sidik jari, hingga pemindaian retina mata.
Disdukcapil Karimun bersama DPMD Dukcapil Kepri berkomitmen untuk terus melanjutkan safari Goes to School ini ke sejumlah satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Karimun guna mewujudkan ekosistem sadar Adminduk sejak dini.
Penulis : Sekretariat






